26/03/2012

Hikkikomori, Otaku, Nijikon, & Fujoshi.

Guys, pernah denger sebutan-sebutan ini kan? Yeah at least, kalo belum & pengen tau, jangan pause baca post ini ya hehehe. Today I'm going to tell you or lebih tepatnya, inform you about: Hikkikomori, Otaku, Nijikon, & Fujoshi. Ini adalah sebutan-sebutan untuk ***biasanya*** yang related dengan anime / manga / Japanese stuffs. Ok then, check this out..

1. Hikkikomori

Hikikomori [ひきこもり or 引き籠もり], mungkin secara bahasa diartikan sebagai 'terisolasi', merupakan salah satu istilah dalam bahasa Jepang yang berarti seseorang yang memilih untuk mengisolasi diri (menghindarkan diri) dari kehidupan sosial (kehidupan luar) dan memilih untuk menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk diam di rumah; kalaupun ke luar rumah hanya seperlunya saja, misalnya membeli makanan atau mengambil koran.

Penyebab hikkikomori biasanya beragam, dari mulai ketidakmampuan diri untuk berinteraksi dengan dunia luar hingga karena trauma dengan suatu kejadian di luar rumah (misalnya trauma kecelakaan). Oleh karena itu sebenarnya hikkikomori memerlukan bimbingan secara psikis.

Istilah hikkikomori sebenarnya bersifat umum dan biasanya ada di kalangan orang-orang yg suka anime/manga. Ada juga gamers. (gue bisa disebut termasuk kaum Hikkikomori)

2. Otaku

Nah kalo yg satu ini pasti kalian udh pernah dengar kan? Otaku [おたく] adalah istilah bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang betul-betul menekuni hobi (terobsesi dengan hobinya).
Ciri-ciri yang mencolok dari seorang otaku diantaranya adalah mengoleksi figure dari tokoh-tokoh anime/manga favoritnya, mengikuti cosplay, dan memiliki koleksi merchandise anime/manga yang relatif banyak.

Di Jepang sendiri, isitlah otaku sebenarnya memiliki konotasi negatif karena kebiasaan orang-orang yang di sebut otaku tersebut cenderung aneh dan berbeda dengan orang pada umumnya, serta kurang bisa dimengerti oleh masyarakat umum.

3. Nijikon

Nijikon (二次コン, Nijikon?) adalah istilah slang dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk merujuk orang yang hanya tertarik atau terobsesi dengan wujud dua dimensional berupa karakter anime, manga, dan permainan video.

Otaku yang terobsesi kepada salah satu atau lebih karakter dalam anime, manga, atau permainan video menyebut diri mereka sebagai Nijigen Otaku (Niji Ota) atau Otaku penggemar 2 dimensi. Sebaliknya, Otaku sendiri tidak pernah mengaku dirinya menderita Nijikon.

Pada kasus yang serius, laki-laki penderita Nijikon hanya memiliki rasa cinta kepada karakter perempuan dalam anime, manga, atau permainan video. Pada pria maupun wanita penderita Nijikon, minat seksual terhadap manusia lawan jenis atau kehidupan nyata sudah tidak ada lagi. Kalo diitung pake persen, 89% laki-laki and the rest itu wanita. Mengingat wanita kebanyakan lebih menggemari drama-drama Korea/Jepang yang kebanyakan diantaranya melibatkan cowok-cowok ganteng.. (gue bukan penikmat Korean / Japanese band-or-drama!)

4. Fujoshi

Penderita Fujoshi biasanya di kalangan wanita. Eh, bukan 'biasanya' sih, tapi emang penderita Fujoshi itu cewek semua. ‘Fujoshi’ itu secara singkatnya adalah cewek-cewek yang menggemari Yaoi. Yaoi itu, percintaan antara cowok dengan cowok yang terdiri atas pihak Uke dan Seme. Seme itu, pihak yang ‘memberikan‘ atau ‘melakukan‘ dan Uke adalah ‘penerima‘ yang kerjaannya cuma bisa pasrah.

Atau kalo lebih singkatnya, Seme itu yang gentle & Uke itu yang weaklings. Dan bahasa kasarnya untuk Yaoi itu gay. (gue pernah baca Yaoi. Ya pernah sih. Pernah.......tapi! Gue bukan kaum Fujoshi kok)

--------------------------------------------------------------------------------------------------------

Udah deh kayaknya cuma segini aja? Next time gue akan post tentang istilah-istilah di dunia animanga. Seperti istilah karakter tsundere, yandere, dll. Bye!

Xoxo,
@ginacendekia ☮